Nasabah Bank Diincar 6 Begal Cibitung, Korban Dibacok 30 Juta Dibawa Kabur
![]() |
| Perampokan nasabah bank di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. [tangkapan layar] |
BEKASI, tanjaxnews – Aksi perampokan bersenjata tajam terjadi di kawasan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Seorang pegawai koperasi simpan pinjam menjadi korban setelah dibuntuti kawanan pelaku seusai mengambil uang tunai Rp30 juta dari bank.
Korban diserang saat hendak berhenti di sebuah warung makan di depan Tokma Cibitung, Jalan Selang, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Rabu (5/8/2026) siang.
Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV. Rekamannya kemudian beredar luas di media sosial dan memperlihatkan aksi perampasan yang berlangsung cepat.
Korban Dibuntuti Usai Keluar dari Bank
Korban diketahui baru saja menarik uang tunai sebesar Rp30 juta dari bank untuk keperluan pekerjaannya. Setelah meninggalkan lokasi, pergerakannya diduga telah dipantau oleh kawanan pelaku.
Saat tiba di sekitar lokasi kejadian dan hendak memarkirkan sepeda motor, korban tiba-tiba didatangi dua orang pelaku.
Keduanya langsung mendekati korban dan berusaha merebut tas yang dibawanya. Salah satu pelaku mengayunkan senjata tajam ketika korban berusaha mempertahankan barang bawaannya.
Serangan tersebut membuat korban kehilangan keseimbangan dan sempat membentur gerobak dagangan di sekitar lokasi.
Korban tetap berusaha mempertahankan tasnya. Namun, pelaku akhirnya berhasil merampas tas yang berisi uang tunai puluhan juta rupiah tersebut sebelum melarikan diri.
Akibat serangan itu, korban mengalami luka pada tangan kiri dan harus mendapatkan perawatan medis.
Meski mengalami luka, kondisi korban dilaporkan selamat.
Aksi Terekam CCTV
Aksi perampokan tersebut berlangsung hanya dalam hitungan detik. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi menjadi saksi kejadian.
Rekaman CCTV juga menunjukkan adanya kendaraan lain yang diduga digunakan kawanan pelaku. Berdasarkan penyelidikan awal, kelompok tersebut diduga berjumlah enam orang dan beroperasi menggunakan tiga sepeda motor.
Polisi menduga 6 begal Cibitung itu telah mengikuti korban sejak meninggalkan bank.
Kapolsek Cikarang Barat Kompol Dimmas Adhit membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan meski korban belum membuat laporan secara resmi karena masih menjalani perawatan.
“Korban belum membuat laporan karena masih perawatan, namun kami dari Polsek sudah turun ke TKP untuk melakukan penyelidikan,” ujar Dimmas.
Ia membenarkan uang yang dibawa korban mencapai sekitar Rp30 juta.
“Betul, jumlahnya sekitar Rp30 juta. Kami masih melakukan pendalaman,” katanya.
Polisi Periksa CCTV dan Saksi
Kasi Humas Polres Metro Bekasi AKP Aliyani mengatakan, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi.
Petugas juga mengamankan dan mempelajari rekaman CCTV yang merekam pergerakan para pelaku sebelum dan sesudah aksi perampokan.
Penyelidikan kemudian dikembangkan oleh tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk mengidentifikasi seluruh anggota kawanan tersebut.
Hasilnya, polisi berhasil menangkap enam orang yang diduga terlibat dalam aksi perampokan terhadap pegawai koperasi tersebut.
Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim membenarkan penangkapan tersebut.
“Alhamdulillah, tim dari Subdit Jatanras Polda Metro Jaya telah menangkap 6 orang pelaku,” kata Abdul Rahim, Sabtu (8/8/2026).
Polisi Dalami Peran Enam Tersangka
Enam orang yang telah diamankan kini menjalani pemeriksaan intensif di Markas Polda Metro Jaya.
Penyidik masih mendalami peran masing-masing tersangka dalam aksi tersebut, termasuk dugaan adanya pembagian tugas mulai dari memantau korban, membuntuti kendaraan, melakukan penyerangan, hingga membawa kabur uang.
Polisi juga akan menelusuri kemungkinan kawanan tersebut pernah melakukan aksi serupa di lokasi lain.
Kasus ini sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat khususnya nasabah bank agar lebih waspada ketika membawa uang tunai dalam jumlah besar, terutama setelah melakukan transaksi di bank.
Masyarakat yang merasa mengikuti atau mengetahui informasi mengenai aksi kawanan tersebut juga diimbau segera menyampaikannya kepada kepolisian agar dapat membantu proses penyidikan. (Oce)
