Orangtua Siswa Kelas XII SMAN 15 Pekanbaru Ikuti Parenting TKA
![]() |
Kegiatan Parenting Persiapan TKA Siswa Kelas XII di SMA Negeri 15 Pekanbaru. (TNCM/Oce) |
Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (22/7/2026) ini membahas persiapan test kemampuan akademik (TKA) siswa kelas XII untuk persiapan menuju perguruan tinggi terbaik di tanah air.
Kegiatan Parenting TKA tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah SMAN 15, Siti Rohana, S.Pd. Hadir sejumlah guru-guru dan walikelas XII, dan ratusan orangtua siswa.
Dalam sambutannya, Kepsek Siti Rohana, S.Pd mengatakan, kegiatan parenting yang digelar kali ini adalah sebagai sinergi sekolah dengan orangtua. Menurutnya parenting ini penting untuk mempersiapkan Test Kemampuan Akademik (TKA) menuju generasi berprestasi ke perguruan tinggi.
"Kami meminta dukungan orangtua siswa dan bersinergi dengan pihak sekolah, bersama mempersiapkan anak berhasil," ujar Siti Rohana.
Dijelaskannya, bahwa TKA adalah, assesmen yang dirancang secara nasional untuk mengukur kemampuan akademik siswa.
"TKA merupakan Indikator bagi siswa kelas akhir untuk kelulusan," tegasnya.
Pada kesempatan itu ia juga menyampaikan bahwa saat ini siswa kelas XII berjumlah 263 orang.
"Pada PPDB tahun ini sebanyak 856 orang mendaftar di SMA 15 Pekanbaru, yang diterima hanya 342 siswa. Sedangkan pada tahun ajaran lalu ada 283 siswa lulus, sementara tahun ini ada 263 siswa kelas XII," bebernya.
Dalam sesi pembahasan, pemateri parenting dari majelis guru memaparkan lebih jauh perihal TKA. Dikatakan bahwa TKA penting diikuti siswa.
"Karena di perguruan tinggi nilai TKA menjadi bobot tersendiri," ucap pemateri.
Untuk jadwal TKA dijelaskan bahwa secar nasional TKA akan berlangsung dua gelombang. Gelombang pertama pada tanggal 26 hingga 29 Oktober 2026. Sedangkan Gelombang kedua pada tanggal 2 hingga 5 November 2026.
"SMA 15 Pekanbaru memilih gelombang kedua. Karena akan memberi kita waktu lebih panjang untuk persiapan," ungkapnya.
TKA akan dilakukan untuk tiga mata pelajaran (mapel) pokok yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika. Sedangkan untuk mapel pilihan tersedia 19 mapel, akan dilanjutkan setelah TKA mapel pokok. Mapel pilihan misalnya bahasa Arab, bahasa Korea, bahasa Jerman, bahasa Perancis, bahasa Jepang, bahasa Mandarin, bahasa Inggris lanjutan.
"Menjelang dilaksanakannya TKA bulan November, guru-guru bidang studi akan intensif membimbing para siswa. Namun peran orangtua juga tak kalah penting. Di sekokah dibimbjing secar akademik, di rumah secara psikologis oleh orangtua," tutur pemateri.
Disebutkan juga bahwa untuk TKA, setiap siswa yang mengikuti akan mendapatkan sertifikat hasil TKA (SHTKA).
"Kewajiban kami di sekolah memberi asupan ilmu dengan wakt terbatas. Kesempatan bejajar kelas XII hanya sampai Januari 2027, maksimal 7 bulan. Kita akan intensifkan," kata pemateri.
Pihak sekolah juga terbuka bagi
orangtua siswa untuk ikut berkonsultasi bagaimana pemilihan perguruan tinggi untuk anak-anak mereka, orangtua bisa datang ke sekokah.
"Kami akan senang hati akan membantu. Kami juga menyediakan guru BK (bimbingan konseling)," ujarnya.
Dalam sesi diskusi para orangtua siswa mengajukan pertanyaan-pertanyaan terkait kesiapan siswa untuk mendapatkan materi pembelajaran yang lebih maksimal.
Saat ini SMA 15 juga tetap memberdayakan kelas prestasi. Di mana siswa-siswa yang memiliki prestasi luar biasa tetap mendapat atensi dari pihak sekolah, disesuaikan dengan minat masing-masing anak. (Oce)
