News Breaking
Live
update

Breaking News

Dinas PTPH Riau Dorong Daun Kale Bukit Timah Jadi Komoditas Andalan Program Pangan B2SA Dumai

Dinas PTPH Riau Dorong Daun Kale Bukit Timah Jadi Komoditas Andalan Program Pangan B2SA Dumai

Kepala Bidang Tanaman Pangan DPTPH Provinsi Riau, Ferry Admiral bersama peserta kegiatan Sosialisasi Rumah Pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman di Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai. (TNCM/ist)


KOTA DUMAI, tanjaxnews.com — Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Riau terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan ketahanan pangan masyarakat melalui Sosialisasi Rumah Pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA). 

Kegiatan sosialisasi digelar pada Jumat (7/8/2026) bertempat di kantor Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai.

Acara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan DPTPH Provinsi Riau, Ferry Admiral, yang hadir mewakili Plt Kepala DPTPH Provinsi Riau, Supriadi. 

Dalam sambutannya, Ferry yang juga PPK Kegiatan Rumah Pangan B2SA ini memaparkan perjalanan historis Program B2SA yang sejak tahun 2022 hingga 2024 tema B2SA selalu digunakan untuk Lomba Cipta Menu (LCM) yang dananya dari APBD. Adapun Kegiatan B2SA sendiri  didanai melalui APBN di mana DPTPH Provinsi Riau bertindak sebagai fasilitator dan pembina bagi kabupaten/kota pelaksana. 

"Untuk tahun 2026 pertama kalinya mendapat anggaran Rumah Pangan B2SA pada dua kabupaten/kota yakni Kabupaten Siak dan Kota Dumai," ujar Ferry.

Sambutan, arahan sekaligus membuka acara, Kabid Tanaman Pangan DPTPH Provinsi Riau, Ferry Admiral.


Ia juga menyoroti peluang strategis komoditas lokal untuk menjadi pasokan pangan bergizi. Termasuk mengarahkan Kelompok Wanita Tani (KWT) pelaksana yakni KTW Kalevera yang diketuai oleh  Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Bukit Timah, Mariana Heristian agar fokus pada kualitas, kontinuitas, dan kekompakan internal.

"Dengan demikian akan siap menjadi mitra penyedia pangan yang handal ke depannya," kata Ferry.

Sebelumnya, rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Dumai Selatan, Suji Syafrila. Ia menyampaikan apresiasi kepada DPTPH Provinsi Riau dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Dumai yang telah memilih Kelurahan Bukit Timah sebagai lokus percontohan penerapan Rumah Pangan B2SA di Provinsi Riau. 

Senada dengan hal tersebut, Lurah Bukit Timah, Alfriadi Pradana Yusuf, berharap program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan menyatakan kesiapan pihak kelurahan untuk terus mendukung penuh implementasinya di tengah masyarakat.

Edukasi Gizi dan Diversifikasi Produk Olahan Daun Kale

Materi inti sosialisasi disampaikan oleh Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Dumai sekaligus juga ahli gizi, Neni Diani. Dalam pemaparannya, Neni menekankan pentingnya membiasakan keluarga dan anak-anak mengonsumsi makanan rumah yang kaya gizi serta membatasi makanan cepat saji. 

Ia juga mengedukasi para ibu mengenai variasi menu harian, seperti memadukan minimal dua jenis sayur dalam satu sajian serta pentingnya pemenuhan gizi seimbang. Hal lainnya adalah perlu asupan suplemen zat besi (Fe) terutama untuk anak-anak remaja perempuan agar di usia dewasanya tidak mengalami anemia dan lancar sehat hingga sampai berkeluarga nantinya.

Menariknya, sosialisasi ini juga menampilkan inovasi produk lokal berupa olahan daun kale hasil binaan dan kolaborasi DKPP Kota Dumai bersama Ketua Pokja III Dumai, Meliwati dengan Tim Rumah Pangan B2SA Kalevora Kelurahan Bukit Timah. 

Tim Sosialisasi B2SA dan Diversifikasi Produk Lokal Rumah Pangan B2SA Kalevora Dumai.


Berbagai varian produk kreatif diperkenalkan kepada peserta, mulai dari nugget daun kale, cokelat, cookies, kue bangkit, hingga keripik sehat.

Sesi Diskusi dan Komitmen Keberlanjutan UMKM

Pada sesi diskusi dan tanya jawab interaktif, Kepala Bidang Tanaman Pangan DPTPH Provinsi Riau, Ferry Admiral, menekankan pentingnya legalitas dan perizinan bagi produk olahan daun kale yang sedang dikembangkan, mulai dari PIRT, NIB, hingga sertifikasi halal. Ia juga mendorong adanya sinergi pendanaan dari DKPP Dumai guna memastikan keberlanjutan program.

Menanggapi hal tersebut, Lurah Bukit Timah menyatakan komitmennya untuk mengoordinasikan pengembangan produk ini dengan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) agar dapat dibina menjadi salah satu UMKM unggulan. 

Di sisi lain, DKPP Dumai melalui Neni mengungkapkan bahwa pihak Pemko Dumai telah mengusulkan alokasi anggaran pengadaan sistem hidroponik daun kale sebanyak 8 unit untuk Tahun Anggaran 2027, serta mengharapkan dukungan fasilitasi anggaran lanjutan dari tingkat provinsi.

Berbagai masukan dan usulan dari pengurus KWT serta PKK Kelurahan Bukit Timah turut ditampung untuk ditindaklanjuti bersama. 

Tampak juga hadir dr Oswaldo mewakili Kepala Puskesmas Kelurahan Bukit Timah  dan juga Penyuluh Pendamping Kelurahan Bukit Timah Sri Rahayu yang juga ikut diskusi interaktif. 

Acara kemudian ditutup dengan kegiatan makan bersama menggunakan lunch box bermenu lengkap B2SA, dimana sajian utama berupa nugget daun kale yang dikombinasikan dengan protein ayam dan ikan menjadi sorotan sekaligus bukti nyata lezatnya pangan bergizi seimbang yang dibuat oleh Rumah Pangan B2SA Kelurahan Bukit Timah Kecamatan Dumai Selatan Kota Dumai. (*)


Tags